Aksi Nyata: Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?
Implementasi Kurikulum Merdeka
Oleh:
Uswatun Hasanah, M.Pd
Kurikulum
Merdeka disosialisasikan dan dilaksanakan di semua satuan pendidikan dengan
tujuan memperbarui proses
pembelajaran yang dibatasi oleh pandemi. Pemerintah
menyediakan proses opsional untuk menerapkan kurikulum mandiri di sekolah,
yaitu; (1) belajar mandiri, (2) berbagi mandiri, (3) perubahan mandiri. Ketika
kurikulum swadaya diimplementasikan, tentu membawa pengaruh dan perubahan yang
signifikan bagi guru dan staf sekolah dalam hal manajemen pembelajaran,
strategi dan metode pembelajaran, metode pembelajaran dan bahkan proses
evaluasi pembelajaran. Hakikat belajar mandiri adalah memperdalam kemampuan
guru dan siswa untuk berinovasi secara mandiri dan meningkatkan kualitas
pembelajaran.
Kurikulum
selalu dinamis, selalu dipengaruhi oleh perubahan faktor yang mendasarinya.
Sekolah dapat memilih kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa
untuk memfasilitasi pembelajaran dan menjadikan sekolah sebagai tempat belajar
yang nyaman, aman dan menyenangkan. Kebutuhan masing-masing sekolah meliputi tujuan
guru dan siswa, metode, materi, dan penilaian pembelajaran. Pengembangan mata
kuliah mandiri lebih fleksibel, fokus pada materi dasar dan pengembangan
karakter dan kemampuan mahasiswa. Berikut adalah beberapa fitur yang digunakan
dalam kurikulum ini:
- Pembelajaran
berbasis proyek untuk mengembangkan soft skill dan karakter berdasarkan
profil siswa Pancasila.
- Fokus
pada materi dasar untuk memberikan waktu untuk mempelajari keterampilan
dasar secara mendalam termasuk: literasi dan numerasi.
- Guru memiliki keleluasaan untuk membedakan pembelajaran berdasarkan kemampuan siswa.
Dengan segala
kelebihan dan kekurangan yang terkandung dalam kurikulum mandiri, siswa
diharapkan memiliki karakter siswa Pancasila yang berkarakter tinggi, keberagaman
global, kemandirian, gotong royong, berpikir kritis dan kreatif sehingga dapat
mewujudkan Generasi Emas 2045 bersama Indonesia 2045 Visi Empat pilar
pembangunan manusia, dan penguasaan iptek, pembangunan ekonomi berkelanjutan,
pembangunan yang merata dan merata, penguatan ketahanan dan tata kelola negara,
serta kemampuan menghadapi bangsa Indonesia terkini, yaitu korupsi, terorisme,
narkoba, intoleransi, kemiskinan dan pengangguran menunggu.
Setelah
membaca paparan diatas sebagai respon umpan balik "Mengapa Kurikulum Perlu
Berubah?", Apa tanggapan Bapak/Ibu mengenai kurikulum merdeka dan perlunya
kurikulum diubah?

Benar bu Uswa.. Kurikulum memang harus berubah. Mengapa demikian ? tentu saja untuk menjawab tantangan zaman. Kurikulum tidak dapat dipergunakan dalam satu waktu terus menerus karena dunia terus berubah. Maka dunia pendidikan sebagai pilar utama dalam membangun dan mendidik generasi harus pula turut berubah. Sekarang kan sudah generasi Z, jika tidak ada perubahan metode pengajaran dan pendidikan maka kita akan tergerus oleh zaman.
BalasHapusPerubahan kurikulum sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa pendidikan yang diberikan tetap relevan dengan tuntutan zaman. Kurikulum harus mengikuti kodrat alam dan kodrat zaman, serta memperhatikan keragaman dan inklusivitas dalam proses belajar mengajar.
BalasHapus