Merdeka Belajar
Pemahaman Merdeka Belajar
Oleh: Uswatun Hasanah, M.Pd
Salam
Bahagia para pendidik Indonesia!!
Wah…
asik nih sekolah sekarang!
Boleh
belajar boleh tidak! Melanggar aturan sekolah TIDAK dihukum, karena kita
MERDEKA BELAJAR!
Kalimat-kalimat
itulah yang sering terdengar diantara obrolah siswa saat mendengar adanya
kebijakan baru atau perubahan kurikulum tentang penerapan konsep merdeka
belajar di sekolah. Pandangan ini tidak sepenuhnya keliru tetapi BELUM TEPAT.
Jika
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, merdeka mempunyai makna bebas tidak
terikat dan berdiri sendiri atau mandiri. Merdeka belajar mempunyai konsep
belajar mandiri, tidak diperintah oleh guru atau orang tua. Siswa belajar
secara mandiri karena belajar merupakan kebutuhan masing-masing.
Kurikulum
merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di
mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk
mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk
memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan
kebutuhan belajardan minat peserta didik. Projek untuk menguatkan pencapaian
profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan
oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian
pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat psds konten mata pelajaran. Lalu
apa saja komponen-komponen dalam kurikulum merdeka?
Ki
Hajar Dewantara mengartikan manusia merdeka yaitu manusia yang bersandar pada
kekuatan dirinya sendri tidak bergantung kepada orang lain. Berikut beberapa
hal penting dalam pemahaman merdeka belajar diantaranya:
- Mengenali dan
memahami Diri sebagai Pendidik
- Mendidik dan
Mengajar
- Mendampingi
Murid dengan Utuh dan Menyeluruh
- Mendidik dan
Melatih Kecerdasan Budi Pekerti
- Pendidikan
yang Mengantarkan Keselamatan dan Kebahagiaan.
Dalam proses menuntun atau mengembangkan potensi diri siswa, pendidik memberikan kebebasan kepada siswa mengeksplorasi kemampuan dengan bimbingan dan arahan yang tepat dari pendidik agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Proses ini akan mendorong anak menemukan kemerdekaannya dalam belajar.
Dari paparan yang disampaikan, sebelumnya saya pikir merdeka
belajar adalah kurikulum yang membebaskan siswa untuk belajar, ternyata merdeka
belajar memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran
yang berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan peserta didik.
Langkah kecil yang akan saya lakukan setelah ini
adalah mengenali dan memahami diri sebagai pendidik serta memberikan Pendidikan
yang memberikan keselamatan dan kebahagiaan.
.png)
“Kurikulum Merdeka memiliki keunggulan yaitu lebih sederhana artinya fokus pada materi esensial dan pengembangan kebutuhan peserta didik pada fasenya . Belajar menjadi lebih mendalam, bermakna, tidak teburu-buru dan menyenangkan.”
BalasHapusKurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik
BalasHapusKurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep.
BalasHapusKurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana isinya akan lebih optimal.
BalasHapus