Merumuskan Pemahaman Bermakna : Perencanaan Pembelajaran di SMK

 

PELATIHAN MANDIRI

PERENCANAAN PEMBELAJARAN SMK

Oleh: Uswatun Hasanah, M.Pd

 

Perencanaan pembelajaran merupakan suatu pendekatan yang sistematis yang mencakup analisis kebutuhan pembelajaran, perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan strategi pembelajaran, pengembangan bahan ajar, serta pengembangan alat evaluasinya dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Upaya membuat perencanaan pembelajaran dimaksudkan agar dapat dicapai perbaikan pembelajaran. Prosedur perencanaan pembelajaran yang dibuat berhubungan erat dengan model perencanaan pembelajaran yang dipilih. Untuk mewujudkan pembelajaran paradigma baru yang terdiferensiasi dan berfokus pada peserta didik, satuan pendidikan harus melaksanakan tahapan-tahapan perencanaan pembelajaran dan asesmen intrakurikuler. Terdapat tujuh tahapan perencanaan pembelajaran dan asesmen intrakurikuler yaitu  sudah di buktikan karya melalui video youtube, dengan link sebagai berikut: https://www.youtube.com/watch?v=xonOw4W0OPw


Penyusunan perencanaan pembelajaran ini terkait dengan rencana yang ia harus laksanakan sewaktu berada di ruang kelas. Agar perencanaan pembelajaran tersusun dengan baik, pendidik memerlukan landasan berpikir atau bekal ilmu yang mendukung penyusunan perencanan pembelajaran. Upaya membuat perencanaan pembelajaran dimaksudkan agar dapat dicapai perbaikan pembelajaran. Melalui perbaikan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh perancang pembelajaran. Perbaikan mutu pembelajaran haruslah diawali dari perbaikan perencanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dapat dijadikan titik awal dari upaya perbaikan terhadap kualitas pembelajaran. 

Setelah membaca paparan diatas sebagai respon umpan balik "Perencanaan Pembelajaran SMK", Apa tanggapan Bapak/Ibu mengenai hal tersebut?


Komentar

  1. Strategi pembelajaran merupakan keseluruhan pola umum kegiatan guru dan siswa yang merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian materi pelajaran dan siswa, peralatan dan bahan, serta waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

    BalasHapus
  2. Hasil-hasil dari pelaksanaan evaluasi formatif digunakan untuk memperbaiki produk sistem pembelajaran yang sedang dikembangkan. Setelah produk-produk system pembelajaran diperbaiki, maka produk sistem pembelajaran tersebut dapat digunakan ke kelompok populasi sasaran.Setelah pelaksanaan pembelajaran selesai, maka dilakukanlah tahap evaluasi sumatif untuk melihat keberhasilan siswa terhadap produk sistem pembelajaran yang diterapkan.

    BalasHapus
  3. Peserta didik yang selayaknya dijadikan kunci akhir dalam menetapkan mutu suatu perencanaan pembelajaran.

    BalasHapus
  4. Setiap pendidik harus menguasai materi pelajaran yang diampunya dan dapat menyampaikan materi tersebut
    secara efektif dan efisien kepada peserta didik.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aksi Nyata : Membuat / Memodifikasi Rancangan Pembelajaran - Guru dan Kepala Sekolah

Aksi Nyata: Melakukukan Salah Satu Jenis Diferensasi (Konten Produk Proses)